Puisi 14

Acep Zamzam Noor

MABINI


Aku terkepung mimpi yang transparan
Melukiskan tubuhmu dengan seratus ciuman
Keruntuhanlah yang kurindukan untuk hari esok
Biar terkubur semua prasasti atas nama janji
Kenangan yang dibangun antara mabuk dan jaga

Aku mengalun bersama geliatmu ke udara
Memasuki kegarangan langit yang berminyak
Tak ada kekekalan selain harimau yang bersarang
Di lubukmu. Aku menggelepar dalam sepi rimba
Menjengkal jarak kematian di atas bara

***
Prev Next Next