Puisi 37

Acep Zamzam Noor


BUMI PENYAIR



Untuk kita bumi dihamparkan

Pohon-pohon terpancang menahan atap langit

Langit penyair yang biru

Sungai-sungai bermuara pada kita, pada kesabaran

Tak ada kemarau bagi perasaan yang tulus

Matahari hanya menghangatkan kemesraan pagi

Kemesraan kita mencumbu bumi

Bumi penyair yang lapang

Sawah-sawah seperti menyajikan puisi

Padi-padi digayuti lagu


Untuk kita keluasan dibentangkan

Sebagai rumah dan sekaligus tanah air

Kita menabur benih dan menyiram kata-kata

Kebun-kebun menghijaukan hati dan niat baik

Hujan dicurahkan dari langit

Rumput-rumput tumbuh di atas ranjang

Menghamparkan kasur empuk dan selimut tebal

Kasur persetubuhan kita dengan alam semesta

Birahi diperas menjadi ungkapan indah

Anak-anak lahir menjelma puisi


***

Prev Next Next