Puisi 18

Acep Zamzam Noor


BATAS TIDUR DAN KEMATIAN


Buat Harmien Indrani



Begitu pelahan angin membaringkan tubuhmu

Di awan. Tapi mimpimu melesat ke galaksi terjauh

Meninggalkan seratus gladiola

Dalam aromanya yang aneh. Begitu cepat

Hingga suaramu tak sempat didengar mendung

Atau dicatat kabut menjadi kata-kata


Ketika senja mengungkapkan kesedihannya pada bumi

Pohon-pohon hanya tahu bahwa cuaca sedang buruk

Sepanjang musim. Kemudian gerimis turun

Menyempurnakan pengembaraanmu dalam sunyi

Hingga langkahmu mengusik burung-burung dan rumputan

Yang tak mengerti batas tidur dan kematian


***

Prev Next Next