Puisi 111

Acep Zamzam Noor

TEMBANG BIRU


Seekor kupu-kupu menggelepar, sayang
Seekor kupu-kupu di dinding kamar
Angin menggerakkan gordin jendela
Badai kecil dalam cangkir. Kita minum bersama

Seekor kupu-kupu terkapar, sayang
Seekor kupu-kupu di atas bantal
Daun-daun nyiur di kedua lenganmu
Laut biru di tubuhmu. Kita berenang bersama

Buka gaunmu, sayang, kuliti tubuhmu
Copot jantungmu, lepas paru-parumu
Kita telanjang bagai kupu-kupu
Mengitari waktu. Mati bersama

***
Prev Next Next