Puisi 87

Acep Zamzam Noor


LONDA



Menapaki tangga berliku

Tiba di paras tebing yang curam

Menitipkan sekian nama

Pada pohon eboni. Ada yang meluap

Seperti kata-kata bijak

Ketika kutebar harum tuak

Dengan ketajamannya

Bayi-bayi lahir di sela batu

Angin terbit

Dari ketiak waktu. Bunga-bunga logam

Kerbau-kerbau hitam

Tulang-belulang:

Salib di semua pintu


Menebar harum tuak

Pada senja-senja berikutnya

Seperti menegakkan tangga ke langit

Kulihat hujan manik-manik

Dengan anyamannya yang meriah

Arak-arakan mega

Rombongan babi hutan

Di udara. Asap daging bakar

Menyeruak dari balik upacara

Seakan ribuan tombak

Yang mengantarkan ribuan jiwa

Ke singgasana. Gerbang kecil

Senjata-senjata ganjil

Kotak-kotak kayu

Isyarat maya:

Dalam sunyi yang tak terelakan

Keindahan menyerupai kegelapan


***


Prev Next Next