Puisi 35

Acep Zamzam Noor


NOTHING LIKE THE SUN



Wajah molek rembulan kuciumi di ujung mabukku

Keindahan lahir dari perumpamaan lumpur hitam

Seribu keong lusuh merangkak di ranjangku

Dan aku yang bercinta untuk sejenak melupakanmu

Kembali harus menjengkal jarak kesetiaan

Dengan bumi. Tapi kekuasaan tak pernah betah di hatiku

Anarki membusuk sepanjang pembuluhku yang sunyi


Pada lorong-lorong gelap akhirnya aku tersedu

Sembahyang dalam jutaan rakaat tanpa henti

Ekor mimpiku bergerak mencari satu-satunya

Kiblat. Seribu serangga berdengung memenuhi telingaku

Dan jika kelak matahari terbit dari tatapanmu

Bakarlah seluruh pakaian dan keyakinanku yang murni

Cahaya akan datang dari pengorbanan abadi


***

Prev Next Next